Domino’s Pizza mengumumkan capaian kinerja keuangan kuartal terbarunya. Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek London tersebut melaporkan pertumbuhan penjualan yang tetap positif, meskipun melaju lebih lambat dibandingkan kuartal sebelumnya di tengah ketatnya persaingan industri kuliner.
Pertumbuhan kinerja pada periode Agustus dan September ini salah satunya terdorong oleh momentum tayangan olahraga Piala Dunia serta keberhasilan peluncuran sejumlah inovasi menu baru, seperti varian pizza tipis Italianos dan menu ayam goreng Chick ‘N’ Dip.

Perlambatan Laju Penjualan Sebanding (Like-for-Like Sales)
Secara kumulatif, penjualan sebanding (like-for-like sales) Domino’s tumbuh 4 persen sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Capaian ini menandai momentum pemulihan perusahaan setelah sempat melewati tren penurunan pesanan sepanjang tahun 2025.
Meski demikian, rincian data per kuartal menunjukkan adanya penurunan laju pertumbuhan:
Penjualan Sebanding (Like-for-Like Sales): Tumbuh 2,3 persen pada kuartal III yang berakhir 30 September 2026. Angka ini melambat dari pertumbuhan sebesar 5,2 persen pada kuartal II sebelumnya.
Total Penjualan Grup: Meningkat 3,5 persen pada kuartal III, terdorong oleh ekspansi pembukaan gerai-gerai baru. Total volume pesanan tumbuh sebesar 2,6 persen.
Jumlah Pesanan Sebanding (Like-for-Like Orders): Tumbuh 1,4 persen, terkoreksi dari capaian kuartal sebelumnya sebesar 2,2 persen.
Inovasi Produk Menu Tipis dan Ayam Goreng Jadi Penopang
Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa pergerakan omzet perusahaan ditopang oleh penerimaan positif pasar terhadap lini produk Italianos—rangkain pizza bertekstur tipis yang diluncurkan awal tahun ini—serta performa merek Chick ‘N’ Dip yang dihadirkan untuk menggaet segmen konsumen muda.
Chief Executive Officer (CEO) Domino’s, Nicola Frampton, menilai performa sepanjang tahun ini sebagai wujud keberhasilan strategi bisnis organik dan efisiensi operasional.
“Kinerja kuat kami sepanjang tahun ini mencerminkan keberhasilan fokus pada model bisnis inti Domino’s. Tingginya minat pasar terhadap inovasi produk Italianos dan Chick ‘N’ Dip, dipadukan dengan kekuatan merek, efisiensi rantai pasok, serta kemitraan waralaba yang solid, memungkinkan kami menarik lebih banyak pelanggan dengan frekuensi pembelian yang lebih tinggi,” jelas Frampton.
Optimisme Mencapai Target Target Finansial 2026
Manajemen Domino’s memastikan bahwa realisasi kinerja sejauh ini masih berada dalam koridor ekspektasi pasar. Perusahaan optimistis dapat memenuhi target pendapatan yang telah ditetapkan hingga akhir tahun 2026.
“Meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, capaian ini memberi kami keyakinan penuh untuk memenuhi target tahunan 2026 sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis yang lebih solid menuju tahun 2027 dan seterusnya,” tutup Frampton. Demikian dilansir dari Press Association Media. ***




















