Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Perdagangan resmi menggelar Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2026 sebagai bagian utama dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, IN2MOTIONFEST mengukir sejarah baru dengan pertama kalinya berkolaborasi secara terpadu bersama Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW). Sinergi ini mengintegrasikan penguatan kapasitas usaha dengan perluasan akses pasar internasional demi mentransformasi kekayaan wastra Nusantara menjadi produk bernilai tinggi di panggung global.

Acara dibuka langsung oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman, serta dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Kepala BPS Amalia Adininggar, dan deretan pegiat modest fashion nasional.
Pengukuhan Indonesia Sebagai Pemimpin Modest Fashion Dunia
Mengusung tema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”, ajang ini mengokohkan dominasi Indonesia di tingkat global. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026, Indonesia menduduki peringkat pertama dunia di sektor modest fashion.
Keunggulan ini didorong oleh kekayaan budaya produk, kejelasan regulasi, fasilitasi pemerintah, serta keaktifan desainer nasional di ajang internasional.
Deputi Gubernur Senior BI, Aida S. Budiman, menegaskan bahwa IN2MOTIONFEST hadir untuk mempertemukan pelaku usaha dengan buyers potensial demi menciptakan transaksi bisnis dan kemitraan dagang yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyoroti peluang besar modest fashion Indonesia menembus pasar non-Muslim seperti Eropa, yang perlu diimbangi dengan pelindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menambahkan bahwa ragam wastra Nusantara berpotensi kuat mendorong daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata belanja dunia.
Unjuk Gigi 14 Brand Wastra Unggulan Jawa Barat
Sebagai salah satu pusat kreativitas fesyen tanah air, sebanyak 14 UMKM Wastra & Fesyen binaan Bank Indonesia Jawa Barat turut memamerkan karyanya di Hall A dan Cenderawasih JICC, yakni: Dama Kara, YASA, Neu Men, Boolao, Klambikoe, Fustan by Dots Indonesia, Bellahasura, Himeca Daily, Awgorgeousin, Kirapassa, Netaly, Jofan Design, Artikala, dan Anggia Handmade.
Enam di antaranya terpilih melenggang di panggung fashion show IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 bersama 200 desainer ternama dari dalam dan luar negeri:
-
Jofan Design: Menampilkan rancangan etnik kontemporer (Parade 2).
-
Artikala: Menghadirkan ciri khas bordir eksklusif bermotif bunga kecil (Parade 3).
-
Klambikoe: Memadukan keindahan tenun lurik, batik Jawa Barat, dan kain etnik Toraja (Parade 3).
-
Bellahasura: Mengusung eksplorasi patchwork batik, tenun, dan linen (Parade 3).
-
Fustan by Dots Indonesia: Menampilkan inovasi manipulasi kain 3D seperti bubble shibori serta detail manik-manik (Parade 8).
-
Boolao: Mengangkat busana buatan tangan (handmade) sarat filosofi tradisional (Parade 11).
Selain itu, koleksi dari Dama Kara, Kirapassa, dan Neu Men dipamerkan secara khusus di area Jawara Ekspor.
Penguatan Ekosistem Berkelanjutan
Partisipasi UMKM Jawa Barat pada ISEF 2026 merupakan buah dari pembinaan berjenjang, mulai dari kurasi produk, peningkatan kapasitas produksi, penetapan strategi harga, hingga perluasan akses permodalan dan pasar. ***





















